Tips Pilih Pengganti Charge Ponsel yang berkualitas

Alat pengisian daya smartphone memang menjadi alat yang paling vital disamping gadget itu sendiri. Alat isi daya ( charger ) bawaan smartphone seperti diketahui pastinya mempunyai sisi ukuran dan spesifikasi yang sudah ditentukan. Mengapa ? karena setiap produk ada komponen yang berbeda antara satu vendor dengan vendor lainnya dari sisi ukuran dan strukturnya. Pertanyaannya, bagaimana bila charger bawaan smartphone tersebut hilang atau rusak ?, bagaimana memilih pengganti alat charge yang cocok dengan tipe ponsel dan bagaimana pula ciri-cirinya ?.
memilih charge berkualitas

Banyak sekali contoh ketika pengguna gadget sering meminjam atau memakai charge untuk sekedar mengisi daya, dimana setiap charge yang dipakai tidak sama dalam waktu atau lama pengisian dari charge asli bawaan smartphonenya. Mengapa demikian ?, karena setiap charge mempunyai spesifikasi dan kualitas yang berbeda satu dengan yang lainnya. Tidak akan sama antara charge bawaan smartphone dengan baterai berdaya ( ampere ) kecil dengan charge smartphone dengan daya baterai yang membutuhkan asupan yang besar.

Semua charge yang beredar saat ini memang mempunyai voltase yang sama namun mempunyai ampere yang berbeda satu dengan lainnya. Tapi jangan salah pula, walau voltase dan ampere sama, namun setiap charge juga tidak akan sama persis karena setiap vendor pembuat alat pengisian daya juga berbeda dalam membuat struktur jaringan komponen serta kualitas di dalamnya. Jangan heran bila anda suatu saat memakai charge yang kelihatan sama ampere-nya namun berbeda merek hasilnya waktu pegisian daya juga tidak akan sama antara keduanya.
Sebenarnya ada cara mudah menentukan, melihat ciri-ciri atau memilih alat charge yang berkualitas dan layak untuk dipakai sebagai pengganti charge asli yang anda punya. Apa saja tipsnya ?, simak yuk ulasannya di bawah ini.

1. Yang pertama tentu dari segi harga, semakin mahal harga suatu charge tentunya vendor ( pabrikan ) charger akan memberikan vitur dan kualitas komponen didalam alat charge semakin baik.
2. Lihat ampere yang tertera di dalam cassing charge. bila anda termasuk orang yang tidak sabaran atau ingin secepat mungkin dalam pengisian daya maka pilih charge dengan ampere yang lebih besar dari bawaan smartphone. Namun jangan terkecoh dengan besarnya daya yang ditawarkan, lebih baik memilih ampere yang sesuai dengan spesifikasi yang disarankan atau sama persis dengan tipe ponsel anda, karena setiap smartphone tidak akan menyematkan tipe baterai yang sama antara satu dengan yang lainnya.
3. Beli charge yang sudah mempunyai nama atau bermerek. jangan memandang murahnya saja, rugi bila anda tertarik murahnya alat charge namun mengorbankan gadget yang jauh lebih mahal dari sekedar harga charge.





4. Lihat fisik charge. Fisik charge bisa dilihat dari kondisi cassing yang bagus ‘asli pabrikan’, dengan adanya segel hologram, atau juga dengan kondisi kabel yang berkualitas.
5. Anda bisa mencoba charge tersebut sekitar 2 – 3 menit sebelum memutuskan untuk membelinya. Mengapa hal ini perlu dilakukan ? karena untuk menentukan apakah charge layak untuk dimiliki atau tidak. tipsnya, perhatikan kalau sebelumnya anda menggunakan charge asli dimana naiknya satu persen daya di layar membutuhkan waktu berapa menit itu yang harus anda perhatikan. kalau di charge asli anda melihat dalam waktu sekitar 3 menit sudah naik satu persen maka di charge yang akan anda beli seharusnya juga harus seperti itu. Bila naiknya satu persen daya baterai di layar lebih dari yang anda perkirakan maka jangan ragu untuk memilih tipe charge yang lainnya.
Semoga beberapa tips memilih charge pengganti alat isi daya yang asli bawaan ponsel diatas bermanfaat bagi pembaca semua. Jangan lupa baca pula artikel menarik launnya seputar dunia android yang pasti menambah wawasan kita semua. Terima kasih.

Leave a Comment