Efek Mengaktifkan Mode Hemat Baterai di HP Xiaomi

Di setiap smartphone android umumnya sudah dibekali dengan fitur penghemat daya baterai. Baik itu tipe HP Samsung, Xiaomi, OPPO, Vivo dan lain sebagainya, dapat menggunakan opsi penghematan ini untuk memperpanjang durasi pemakaian.

Efek Mengaktifkan fitur Hemat Baterai di HP Xiaomi

Misalkan saja anda sedang bepergian dan tidak memungkinkan di perjalanan untuk bisa mengisi ulang daya ponsel, maka salah satu cara paling praktis dan cepat agar baterai tidak cepat habis adalah mengaktifkan fitur hemat daya.

Begitu juga pada HP Xiaomi atau tipe Redmi, biasanya saat persentase daya sudah mencapai 15 Persen, otomatis akan muncul peringatan di layar, dimana pengguna bisa memutuskan apakah ingin mengaktifkan penghemat baterai atau tidak.

Namun tahukah sobat bahwa mengaktifkan menu penghemat baterai memiliki efek yang tidak disukai bagi yang selalu eksis dengan media sosial dan internet, kok bisa ?

Efek mengaktifkan mode Hemat daya di HP Android

Adapun akibat yang ditimbulkan saat menghidupkan penghemat baterai di tipe ponsel Xiaomi / Redmi adalah sebagai berikut:

1. Sistem MIUI Xiaomi akan membatasi kegiatan atau proses dari aplikasi sistem.

2. Membersihkan cache secara otomatis disaat ponsel terkunci.

Dimana banyaknya cache dan file temporary merupakan salah satu penyebab borosnya konsumsi daya baterai smartphone berbasis sistem android.

Jadi saat ponsel sedang kondisi layar dipadamkan, seketika itu juga file cache akan dibersihkan. meskipun anda berulangkali mematikan dan menyalakan HP, saat layar nonaktif itulah cache selalu dibersihkan oleh sistem.

3. Membekukan beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang sehingga tidak aktif.

Maksudnya, setiap aplikasi yang bisa aktif di background sistem akan dinonaktifkan sementara waktu saat fitur penghemat baterai menyala. Dan akan kembali berjalan ketika penggunanya membuka lagi aplikasi yang tadinya dibekukan.

Sebagai contoh Facebook, Instagram, WhatsApp dan lainnya, dimana bila ada pesan masuk atau komentar tidak akan muncul di bilah noifikasi ponsel.

Dimana banyaknya aplikasi sedang aktif di latar belakang akan selalu menggunakan hardware untuk kinerjanya, seperti penggunaan RAM, menciptakan file cache, melakukan sinkron data ke server dan lain sebagainya.

4. Menonaktifkan beberapa layanan dan fitur yang mengkonsumsi banyak daya baterai.

Beberapa fitur yang akan dimatikan diantaranya Sinkronisasi data via jaringan internet, fitur “angkat untuk bangunkan”, masukan haptic, penampil ikon sidik jari ketika layar mati dan beberapa fitur lainnya.

Meskipun sangat berguna sekali untuk memperlama daya baterai habis, mengaktifkan penghemat baterai di HP Xiaomi atau tipe smartphone lainnya akan menghentikan beberapa aplikasi yang biasa kita gunakan, seperti media sosial facebook, Instagram, Twitter, WA dan lain sebagainya.

Walaupun saat kita membutuhkan bisa membuka ulang aplikasi yang tadinya dibekukan, namun proses sinkron data ke server aplikasi akan terhambat sehingga bisa terlambat memperoleh pesan penting, pemberitahuan komentar atau beberapa notifikasi lainnya.

Baca Juga :

Cara mengaktifkan Penghemat daya Xiaomi

Admin contohkan di bawah ini langkah-langkah menghidupkan menu penghemat daya pada ponsel Xiaomi Redmi Note 7, dan cara yang hampir sama bisa dipraktekkan pada tipe Xiaomi lainnya.

opsi menu setelan hemat baterai xiaomi

  1. Bukalah menu Setelan di HP Xiaomi
  2. Masuk ke opsi Baterai & Performa
  3. Geser slider pada “Penghemat baterai” supaya aktif.

Bila masih pertama melakukannya, biasanya akan muncul notifikasi yang isinya memberitahu pengguna ada beberapa pembatasan aplikasi, sistem dan layanan saat fitur diaktifkan.

Kesimpulan

Ada efek menguntungkan dan merugikan bagi pengguna smartphone android saat fitur penghemat baterai diaktifkan. Menurut saya, gunakan saja fitur ini saat kondisi baterai sudah mulai melemah di saat darurat yang tidak memungkinkan kita mengisi daya saat itu juga.

Leave a Comment